WARTAPOLRI | Bangka barat
Mentok—,Lambat nya proses pengurusan terkait dokumen tanah di BPN secara umum nya memang itu bukan sekedar isue belaka walaupun pemerintah pusat sudah berupaya semaksimal mungkin dengan ada nya aplikasi “sentuh tanah ku”
mengingat pengurusan tanah di BPN juga melibatkan instansi lain , seperti bidang tataruang di dinas Pekerjaan Umum Bangka barat khusus nya dalam pengurusan nya belum ada mekanisme dan aturan yang jelas hingga menimbulkan birokrasi yang berbelit-belit
Saat media melakukan investigasi langsung dalam pengurusan berkas pemecahan surat Sertifikat tanah atas nama ibu Cica warga Jalan raya Peltim dusun VII Air belo pada hari Selasa(07/04) terungkap antaran BPN dengan bidang tataruang Dinas PU Bangka barat terjadi Miskomunikasi
Saat mengurus rekomendasi di dinas PU,dengan membawa dokumen Peralihan area penggunaan Lahan, terkait pemecahan Sertifikat tersebut,Pihak PU merasa keberatan dengan alasan belum ada kejelasan terkait SOP nya tentang hal terkait.
“,Kegiatan non berusaha,memang agak masih ada, belum ada SOP nya tadi,harus ke sini harus kesini nah itu yang harus diluruskan dulu.” Ucap Okta pegawai tataruang PU saat penyerahan berkas
Saat yang sama juga dialami oleh Ari,hampir satu tahun berkas nya belum selesai dan merasa bingung seperti dipermainkan,saat media mempertanyakan, selama ini dalam pengurusan berkas terkait bagai mana cara nya? malah diarahkankePTSP satu pintu 
,”Kalau dulu sih bu’k ya semua perizinan itu di Satupintu baik berusaha dan non berusaha.” Ucap Okta ,yang akhir nya berkas dikembalikan ke BPN Bangka barat
Saat berita ini dinaikan (08/04/026) media masih berusaha menghubungi Kepala BPN dan Kabid tataruang Dinas Pekerjaan Umum Bangka barat(Reny)












