Kepergian Feri Piansah Tinggalkan Luka Mendalam, LSM GMBI Way Kanan Kehilangan Sosok Pengabdi Tanpa Pamrih
Maret 23, 2026
/Warta porli/Way Kanan, Lampung/ Kabar duka datang dari keluarga besar LSM GMBI Distrik Way Kanan. Salah satu sosok terbaiknya, Feri Piansah, telah berpulang, meninggalkan kesedihan yang begitu mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh rekan perjuangan yang mengenalnya.
Kepergian almarhum bukan hanya sekadar kehilangan seorang anggota organisasi, melainkan hilangnya figur inspiratif yang selama ini dikenal memiliki semangat juang tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sosok Feri Piansah telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sosial kemasyarakatan di wilayah Way Kanan.
Ketua LSM GMBI Distrik Way Kanan, Bustam Raja Ukum, menyampaikan belasungkawa yang tulus atas wafatnya almarhum. Ia mengungkapkan bahwa Feri adalah pribadi yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang kuat serta ketulusan dalam setiap langkah pengabdiannya.
“Beliau bukan hanya rekan kerja, tetapi sudah seperti keluarga sendiri. Sosok yang selalu hadir di saat dibutuhkan, membawa semangat dan harapan bagi banyak orang. Kepergiannya tentu meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan,” tutur Bustam dengan penuh rasa kehilangan.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kaperwil Media Globalindo Lampung, Darwin. Ia menilai almarhum sebagai pribadi yang konsisten dan memiliki integritas dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
“Feri Piansah adalah contoh nyata bagaimana seseorang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan orang banyak. Ia tidak pernah lelah membantu, tidak pernah ragu memperjuangkan, dan selalu hadir dengan hati yang tulus,” ujarnya.
Dikenal sebagai warga yang berdomisili di Bali Sadar Selatan, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, almarhum memiliki karakter yang sederhana, ramah, serta mudah diterima oleh berbagai kalangan. Kehadirannya selalu membawa kedamaian dan semangat kebersamaan, baik di lingkungan organisasi maupun di tengah masyarakat luas.
Selama hidupnya, Feri Piansah kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan advokasi masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok yang peka terhadap kondisi sekitar, serta tidak segan turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan. Dedikasi itulah yang membuatnya begitu dihormati dan dicintai.
Kepergian almarhum memang menyisakan duka yang mendalam. Namun di sisi lain, nilai-nilai perjuangan yang telah ia tanamkan menjadi warisan berharga yang akan terus hidup dan menginspirasi banyak orang. Semangatnya menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada sesama adalah bentuk kemuliaan yang sejati.
Doa dan harapan pun terus mengalir untuk almarhum, agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendapatkan tempat terbaik. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, diharapkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Selamat jalan, pejuang kemanusiaan.
Jejak langkahmu akan selalu dikenang, dan semangat pengabdianmu akan terus menjadi penerang bagi generasi yang melanjutkan perjuangan.”






