MASJID DIBERSIHKAN SECARA MASIF – SMAN 2 BUAY BAHUGA BUKA ERA BARU PENDIDIKAN KARAKTER RAMADHAN 18 MASJID DIBERSIHKAN SECARA MASIF – SMAN 2 BUAY BAHUGA BUKA ERA BARU PENDIDIKAN KARAKTER RAMADHAN

Berita55 Dilihat

MASJID DIBERSIHKAN SECARA MASIF – SMAN 2 BUAY BAHUGA BUKA ERA BARU PENDIDIKAN KARAKTER RAMADHAN
18 MASJID DIBERSIHKAN SECARA MASIF – SMAN 2 BUAY BAHUGA BUKA ERA BARU PENDIDIKAN KARAKTER RAMADHAN

WAY KANAN,  /Warta porli/ fokus pada prestasi akademik, SMAN 2 Buay Bahuga menunjukkan wajah baru pendidikan di bulan suci Ramadhan dengan menggelar aksi bersih-bersih masjid berskala besar pada hari

Selasa 10 februari 2026 yang melibatkan seluruh elemen sekolah. Sebanyak 18 masjid yang tersebar di Kecamatan Buay Bahuga kini tampak lebih bersih dan nyaman untuk ibadah, hasil dari semangat gotong-royong yang menyala-nyala.

Kegiatan yang digagas secara kolaboratif antara siswa, guru, dan pihak sekolah ini bukan hanya sekadar membersihkan

fisik rumah ibadah. Lebih dari itu, ia menjadi wadah konkrit untuk membangun karakter generasi muda yang memiliki integrasi antara keimanan dan kepedulian sosial.

“Kita ingin buktikan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan untuk nilai rapor, tetapi juga untuk membentuk insan yang berakhlak mulia dan peduli pada

lingkungannya,” ujar Kepala SMAN 2 Buay Bahuga, Apriyani. Menurutnya, langkah ini juga diharapkan dapat membuat siswa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merasakan keagungan bulan Ramadhan secara lebih mendalam.

Respon positif datang dari berbagai kalangan. Darwin, Kepala Perwakilan Wilayah Lampung Media Globalindo,

memberikan apresiasi tinggi dan menyebutkan bahwa inisiatif ini layak menjadi panutan bagi sekolah lain di seluruh provinsi.

“Ini bukan hanya aksi sosial biasa, tetapi sebuah pernyataan bahwa generasi muda Indonesia siap membawa perubahan dengan

nilai-nilai dasar agama dan kemanusiaan,” tegas Darwin. Ia menambahkan bahwa dampak positif tidak hanya dirasakan oleh siswa sebagai pelaku, tetapi juga oleh masyarakat sekitar yang mendapatkan manfaat dari kebersihan masjid.

Namun demikian, beberapa pihak juga mengingatkan agar kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi fenomena sementara. Seorang tokoh masyarakat

lokal yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan harapan agar program ini dapat berkelanjutan dan bahkan diperluas ke sektor lain seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat di bulan Ramadhan.

“Kita apresiasi penuh langkah ini, namun kita juga berharap ada kontinuitasnya. Misalnya, selanjutnya bisa ada program pembinaan anak-anak atau bantuan untuk kaum dhuafa yang lebih terstruktur,” ujarnya.

Dengan suksesnya kegiatan ini, pihak sekolah berencana untuk mengembangkan model pendidikan karakter berbasis aksi nyata ini ke dalam kurikulum tahunan.

Rencananya, di bulan Ramadhan tahun depan akan ada tambahan program seperti pengajian bersama masyarakat dan pembagian

takjil yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam perencanaan hingga pelaksanaannya.

“Kita ingin setiap generasi siswa SMAN 2 Buay Bahuga tumbuh dengan pemahaman bahwa kebaikan tidak hanya harus dibaca di buku, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Apriyani. ( R.A.M )”

/Tim/,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *