Aceh Utara – Warta polri – Di tengah pilunya nestapa yang masih mencengkeram Bukit Linteung, secercah harapan merekah dari Dusun Seupeng desa Rayeuk Naleung.04/01/2026
Kemasjidan Baitul A’la, dengan kelembutan hati yang membahana, hadir membawa oase kemanusiaan bagi para korban banjir bandang yang masih terkatung-katung di posko pengungsian Dusun Teungeh.
Hampir satu setengah bulan berlalu sejak amukan banjir bandang dahsyat yang merenggut rumah dan harta benda mereka.
Warga Bukit Linteung masih terpaksa mendekam di tenda-tenda pengungsian, menahan perihnya kehilangan dan ketidak pastian.
Salah satu dari tiga titik pengungsian yang ada di Desa Bukit Linteung adalah posko Dusun Teungeh, yang menjadi tujuan utama uluran tangan dari warga Seupeng. Di tengah kegelapan itu, cahaya empati dari Seupeng menyala terang.
Posko Dusun Teungeh menampung 597 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1877 jiwa. Di antara mereka, terdapat 91 lansia yang rentan dan 224 balita serta bayi yang membutuhkan perhatian khusus. Kondisi ini semakin mempertegas urgensi bantuan dan dukungan bagi para pengungsi.
Bukan sekadar materi yang mereka bawa. Sembako, pakaian, dan mushaf Al-Qur’an adalah simbol kepedulian yang mendalam. Lebih dari itu, kehadiran mereka adalah pesan bahwa Bukit Linteung tidak sendiri. Bahwa di tengah keterbatasan, masih ada hati yang tergerak untuk berbagi dan meringankan beban sesama.
Warga Seupeng, dengan keikhlasan yang tulus, merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara mereka yang tertimpa musibah. Solidaritas ini adalah bukti bahwa ada ikatan kemanusiaan yang tak lekang oleh waktu.
Kepala Dusun Teungeh, Muslem, menyambut hangat kedatangan rombongan dari Seupeng, ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Semoga simfoni kemanusiaan dari Seupeng ini dapat menginspirasi kita semua. Mari ulurkan tangan, sentuh hati, dan ringankan beban saudara-saudara kita di Bukit Linteung khusus nya dan juga di kecamatan-kecamatan lain yang terdampak banjir di Aceh Utara. Setiap bantuan, sekecil apapun, akan menjadi pelita di tengah kegelapan, harapan di tengah keputusasaan.
Bagi para dermawan yang tergerak hatinya untuk membantu, uluran tangan Anda sangat berarti bagi warga korban banjir bandang di Aceh Utara. Bersama, kita bisa membangun kembali senyum mereka dan mengembalikan harapan di Bukit Linteung khususnya.
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10).
Mari kita wujudkan persaudaraan ini dengan aksi nyata, membantu sesama yang membutuhkan, dan menjadi bagian dari solusi bagi setiap permasalahan.







