Wartapolri.web.id, Meulaboh – Kolaborasi solid antara Inspektorat Kabupaten Aceh Barat dan Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominsa) membuahkan hasil membanggakan. Inovasi MR KABAR (Manajemen Risiko Kabupaten Aceh Barat) yang digagas Inspektorat dengan dukungan teknis Diskominsa berhasil mengantar Irwandi, salah satu pejabat peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2025, meraih penghargaan Prestasi Istimewa – Peringkat II dari total 44 peserta asal Aceh dan Sumatera Utara.
Prestasi ini terasa lebih istimewa karena Aceh Barat mengirimkan tiga orang peserta dalam ajang pengembangan kompetensi kepemimpinan tersebut, dan salah satunya berhasil mengharumkan nama daerah melalui inovasi berbasis digitalisasi tata kelola risiko.
Inovasi MR KABAR memanfaatkan Cloud PDNS untuk mendigitalisasi manajemen risiko di seluruh OPD, sehingga mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas perangkat daerah dapat melahirkan terobosan nyata yang berdampak langsung pada perbaikan tata kelola.
Irwandi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan daerah, Inspektorat, Diskominsa, serta seluruh Tim MR KABAR yang telah bekerja keras siang dan malam. “Prestasi ini bukan milik saya pribadi, tetapi prestasi bersama hasil kolaborasi. Bahkan inovasi MR KABAR ini bukan hanya milik Inspektorat, melainkan milik kita bersama – seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat,” ungkapnya penuh haru.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan inovasi ini. “MR KABAR harus terus hidup dan berkembang. Mari kita gelorakan semangat bersama: ‘Risiko terKABAR, Daerah Terjaga’. Dengan semangat itu, kita pastikan tata kelola pemerintahan Aceh Barat semakin adaptif, transparan, dan akuntabel.”
Pencapaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk konsisten melahirkan inovasi, memperkuat integritas, serta menjaga keberlanjutan MR KABAR sebagai warisan berharga untuk daerah.








